Ketua TP-PKK Inhil Hj Zulaikhah Wardan didampingi Wakil Ketua TP-PKK Anita Pramawati Syamsuddin menghadiri Webinar Perempuan Berdaya Indonesia Maju dalam rangka Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020

Senin, 21 Desember 2020 - 19:09:36 WIB Cetak

 

INHIL ( Citizen62.com )- Ketua TP-PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj Zulaikhah Wardan SSos ME didampingi Wakil Ketua TP-PKK Anita Pramawati Syamsuddin menghadiri Webinar Perempuan Berdaya Indonesia Maju dalam rangka Peringatan Hari Ibu Ke-92 Tahun 2020, Senin (21/12/2020).

 

Seminar virtual yang ditaja oleh TP-PKK RI ini mengusung tema "Revitalisasi Dasawisma untuk Mencapai Ketahanan Keluarga pada Masa Pandemi Covid-19."

 

Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian menyampaikan laporan kegiatan TP-PKK Pusat selama pandemi serta rapid test yang telah dilakukan oleh TP-PKK Pusat kepada masyarakat.

 

Keynote Speaker dalam Webinar ini ialah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati SE MSi dengan Moderator Ketua Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP-PKK Pusat, Ninuk Triyanti Zudan SH MHum.

 

Sementara itu, narasumber berjumlah 4 orang yang terdiri dari Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo SpOG, Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dr Yusharto Huntoyungo MPd, Dirjen Bina Bangda Permendagri Dr Hari Nur Cahya Murni MSi, Plt Dirjen PPMD Kemendes PDTT Ir Rosyidah Rachmawaty MM.

 

Zulaikhah menilai bahwa tema webinar kali ini sangat relevan dengan kondisi Tanah Air sekarang. Dasawisma merupakan kelompok PKK terkecil yang ada di desa-desa yang terdiri dari kelompok keluarga.

 

"Dalam rangka menanggulangi Covid-19, terutama untuk pemulihan ekonomi tentu memang webinar tentang dasawisma ini sangat tepat. Di dasawisma minimal terdiri dari 10 kelompok keluarga," terangnya.

 

Ibunda Kabupaten Inhil ini mengungkapkan bahwa selama ini dasawisma sudah terbentuk, namun perlu mengaktifkan serta meningkatkan peran para kadernya.

 

"Menurut saya dalam hal ini kadernya yang harus diberikan penyegaran, karena dasawisma ini bergerak tergantung kepada kadernya. Mungkin dalam peningkatan kapasitas kader itu ada perlu diberikan pemahaman, terutama tentang Covid, juga insentifnya karena mereka pada umumnya bekerja sukarela. Dan mereka juga bukan orang-orang yang mampu. Mereka juga punya keluarga yang perlu kesejahteraan," papar wanita yang telah aktif selama 20 tahun lebih berkiprah di PKK ini.

 

Oleh sebab itu, setelah webinar ini, Zulaikhah berencana untuk berkoordinasi dengan seluruh kecamatan, desa/ kelurahan se-Kabupaten Inhil, juga bekerjasama dengan OPD dan satgas-satgas yang ada di desa.

 

"Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini, dasawisma juga ditugaskan mendata, menyosialisasikan masalah Covid, tentang protokol kesehatan, tentunya mereka juga harus tahu dulu, nah selama ini saya yakin kader dasawisma itu belum semuanya mampu maka perlu diberikan pembinaan dulu," tutupnya ( Rae )



Tulis Komentar +
Berita Terkait+